Cinta Jangan Menangis dan Harus Menangis

Posted on

Bila cinta tlah luruh di jiwa, tlah tiba saat tuk beranjak. Waktu itu hari masih pagi. Burung hantu masih menyalakan sinar matanya. Dan sepasang mata yang lain masih juga menyalakan sinarnya dari semalam. Belum puas rasanya tuk meredup.

Angan sepertinya menembus sebuah batasan yang tak pasti. Alur dalam benak pun semakin membelit. Sekian detik berlalu tanpa ada apa-apa. Kosong dan tiada warna. Jiwa dalam cinta. Cinta dalam jiwa. Tak ada bedanya. Semuanya bermuara didalam hati.

Cinta untuk menangis. Menangis untuk cinta. Hanya hati yang berhak tahu.

8 thoughts on “Cinta Jangan Menangis dan Harus Menangis

    Lumiere said:
    3 Desember 2008 pukul 3:44 pm

    *datang karena dijemput dipaksa, awas ntar nek pulange gak dianter😈 *
    Eh???!😯

    Jiwa dalam cinta. Cinta dalam jiwa. Tak ada bedanya. Semuanya bermuara didalam hati.

    Ooooh…, so sweet…, Tp jujur ya mas, aku gak nyangka U can be this sweetπŸ˜›

    πŸ˜† kalo gak dipaksa, dirimu ki angel kongkonane.. kalo dah koment ya udah, pulang’o dewe ya. Ati2, minggir aja dijalan. semoga selamat sampe tujuan.
    eh emang gue punya tampang sweeat yah??? hmmm

    Reallylife said:
    4 Desember 2008 pukul 6:27 am

    dan aku tidak ingin menangis
    akhirnya aku bisa juga mampir di sini ya??

    terima kasih dah mampir bro

    marshmallow said:
    4 Desember 2008 pukul 7:28 am

    ya ampun, dam! dua posting mendayu-dayu kayak orang lagi jatuh cinta. siapa lelaki beruntung yang mendapatkan cintamu itu?
    *dipentung sampe benjol*

    iya, iya! siapa wanita yang ketiban sial dicintai sama kamu itu?
    *lagi-lagi dipentung*

    akh aku gak mentung kok…. sayang kan kalo harus mentung wanita seimut kamu. hihihi

    abeeayang said:
    4 Desember 2008 pukul 7:36 am

    syair-syair cinta menembus relung hati di tepian hidup dan mati… 😦

    wow..

    fachri said:
    4 Desember 2008 pukul 8:22 am

    saya kurang pandai memahami syair-syair

    hmmm.. mungkin harus sering merenung.πŸ˜€

    wi3nd said:
    4 Desember 2008 pukul 10:32 am

    menan9!slah kaRna in9in menan9!s,tap! jan9an ditan9!si haL yan9 meman9 tak seharusnya ditan9!si.

    jaahhh..k0k mbulet yo dams heheheh..

    hmm..cie..ciee..:)

    ada apa ini? ada apa?πŸ˜€

    Dhilanita said:
    16 Februari 2012 pukul 3:01 pm

    What is LoVe…???

      fisha17 said:
      22 Februari 2012 pukul 5:34 pm

      love is speechless…πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s