Mumpung Masih Bisa

Posted on Updated on

Ternyata kata orang banyak anak banyak rejeki memang bener sekali, sekali lagi.. bener sekali. Rejeki disini bukan diartikan harus berbentuk materi. Tapi rejeki-rejeki dalam bentuk lain. Pemikiran (hhhalahhh) ini terinspirasi saat berada di rumah sakit, dimana terlihat orang2 tua yang sakit ditunggui oleh keluarganya, kebanyakan mungkin anak2nya. Bersyukurlah orang tua yang memiliki banyak anak dan anaknya sadar (berbakti). Disaat masa sakit di hari tuanya, anak2lah salah satu harta yang bisa diandalkan untuk merawat dan menjaga.

Dulu waktu bayi, orang tua kita jarang bisa tidur gara2 kita2 yang rewel. Walaupun begitu, orang tua gak pernah mengeluh, malahan mendatangkan kebahagiaan yang seutuhnya. Karena anak adalah harta yang tak ternilai.

Gak tidur berhari-haripun, berkorban harta apapun demi merawat orang tua, gak akan setara dengan apa yang telah dilakukan orang tua kepada kita. Perjuangan anak untuk orang tua mungkin tak akan pernah lunas, walaupun secuil. Tapi setidaknya kita masih bisa melihat sinar kebahagiaan di mata mereka. Mata yang sudah keriput dan lemah. Mumpung masih bisa……

Do’a anak untuk orang tua
Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan
perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan
berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa’at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.

(Tambahan kutipan ceramah KH Abdullah Gymnastiar)

Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.
Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena
kedurhakaan kita.
Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya,
keringatnya.
Istighfar, istighfarlah
Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.
Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya,
atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.
Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya
didahulukan didunia ini.
Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.
Astaghfirullahal Adhiim
Astaghfirullahal Adhiim …….

———–

copas dari sana.

Link terkait

14 thoughts on “Mumpung Masih Bisa

    yakhanu said:
    11 Juli 2008 pukul 5:37 pm

    waduh mas tulisanya mengingat kan bapak ku
    bapak ku lagi sakit
    doain juga ya bisar cepat sehat kembali….

    i love my moom and dad

    Rita said:
    12 Juli 2008 pukul 12:05 am

    Doanya kumplit-plit mas. Moga yang membacanya terkabul sesuai harapan doanya , amien😀

    hidayanti said:
    12 Juli 2008 pukul 1:38 am

    astagfirullah astagfirullah astagfirullahaladzim…

    ya allah ampunilah dosaku ampunilah dosaku..dosa kedua orang tua ku dan dosa kaum muslimin dan muslimat di dunia ini amiiin..

    hikz hikz hikz hikz hikz…

    aku mbrebez mili…aku kangeeeeeeeeeeeeeeeeen ma ortuku…hikz..makasih ya mas renungannya..

    hidayanti said:
    12 Juli 2008 pukul 1:47 am

    astagfirullah astagfirullah astagfirullahaladzim.

    maipura said:
    12 Juli 2008 pukul 5:45 am

    …. dan salah satu harta yang tidak pernah habis adalah anak yang saleh …

    orang tua biasanya tidak pernah menuntut banyak kepada anaknya, mereka hanya ingin kita bahagia dan kelak bisa mendoakan mereka…..

    achoey sang khilaf said:
    12 Juli 2008 pukul 9:46 am

    dan aku kembali terpuruk
    dalam jingga penyesalan

    astaghfirullah

    funkylove said:
    12 Juli 2008 pukul 5:00 pm

    jderrrrr
    *merasa anak durhaka*
    huhuhuhuhuhu

    Rindu said:
    13 Juli 2008 pukul 11:07 am

    Kangen Ibu ….

    khofia said:
    13 Juli 2008 pukul 12:03 pm

    jadi inget pas terkapar seminggu di RS…
    my mommy & daddy (sok borju) bela2in dateng ke jakarta buat nungguin saya (juga buat jalan2 ngunjungin sanak-famili)

    azaxs said:
    13 Juli 2008 pukul 2:56 pm

    subhanallah….
    saya merasa malu belum bisa memberikan yang terbaik buat mereka…

    yanti said:
    13 Juli 2008 pukul 4:15 pm

    manis sekali…
    Mudah-mudahan kita semua diberi kesempatan dan mau berusaha menjadi anak yang sholeh dan sholehan. Amin

    marshmallow said:
    14 Juli 2008 pukul 4:45 pm

    ingat ayahku yang sudah tiada.
    hhh….
    sekarang cuma bisa berdoa.
    andai saja waktu bisa diulang…

    i really sorry about your father… mudah2an amal ibadah beliau diterima, dan do’a anak2nya selalu diterima dan memberi manfaat bagi beliau.

    kucingkeren said:
    15 Juli 2008 pukul 1:30 pm

    peluk cium mereka selagi bisa…

    he eh.. bener bener..

    nuril said:
    18 Juli 2008 pukul 8:26 pm

    alhamdulillah, lama gak mampir,, ada kabar gembira,, akhirnya tobat juga Om..:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s