Interview With Joko Triyono

Posted on Updated on

Sumber: babaflash.com

Seorang Guru yang baik harus bisa mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal dengan siswanya sendiri yang kini dengan perkembangan teknologi mereka bisa mendapatkan bahan ajar yang lebih baik di Internet. Secara perlahan, peran Guru akan sedikit berkurang tugasnya dalam memberi bahan pelajaran kepada siswa. Peran itu akan diganti dengan teknologi yang mampu menampilkan pelajaran secara lebih menarik dan menghibur. Tetapi tetap saja dibutuhkan seorang Guru untuk menjadi teman belajar, pengarah dan pembimbing bagi siswa sehingga apa yang dipelajari dapat dipraktekkan dan menjadi manfaat bagi masyarakat, negara dan dunia.

Bapak Joko Triyono, seorang Guru SMA N. 1 Prembun, Kebumen dari tahun 1988 sampai sekarang telah mengajar Seni dan Budaya. Ia merupakan salah satu Guru di Indonesia yang mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat mengimbangi siswa siswinya yang kebetulan juga haus akan teknologi. Biasanya Multimedia Pembelajaran yang paling banyak adalah dalam bidang matematika atau fisika, tetapi Bapak Guru yang lahir di Semarang pada 10 Maret 1964 ini membuat pelajaran Seni dan Budaya, khususnya alat musik Gamelan dalam sebuah media CD-INTERAKTIF yang dibuat dengan menggunakan software Macromedia Flash (Adobe Flash).

Bila seorang Guru mempunyai kemampuan seperti Bapak Joko, dapat dipastikan ia tidak akan takut bahwa teknologi akan menggantikan perannya sebagai Guru. Karena ia menyadari bahwa teknologi hanyalah alat bantu ajar dan yang harus dilakukan seorang Guru adalah mengikuti perkembangan zaman sehingga apa yang diajarkan siswa siswinya di kelas sesuai dengan ada yang terjadi di dunia luar sekolah.

Bapak Joko ini kebetulan saya (Zeembry) temui saat bersama-sama mengikuti lokakarya Penyusunan Instrumen Standarisasi Quality Control MPI di Ungaran, Kabupaten Semarang pada tanggal 12 s/d 15 Maret 2008. Di situ Ia mendemonstrasikan karyanya. Langsung saja saya mewawancarainya untuk Babaflash. Mari kita ikuti wawancaranya dengan Bapak Joko Triyono.

Hallo Pak Joko, bisa diceritakan latar belakang pendidikan dan pekerjaan Bapak sampai saat ini ?

Saya adalah lulusan dari UNNES (Universitas Negeri Semarang) Pendidikan Diploma III Jurusan Sendratasik (Seni Drama Tari dan Musik). Dan mempunyai dua anak yang salah satunya sudah kuliah serta istri yang baik.

Selain itu saya juga seorang Instruktur Pelatihan Multimedia di LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Semarang. Di mulai pada tahun 2007 sampai saat ini melatih guru-guru SMP, SMA, SMK seluruh Jawa Tengah.

Bagaimana Bapak bisa tertarik untuk menekuni Seni dan Budaya sehingga bisa menjadi seorang pengajar?

Sebenarnya saya juga berasal dari keluarga seniman, bisa bermain alat musik gitar. Tetapi baru pada saat kuliah belajar seni secara intensif dan lebih mendalam.

Mengenai CD INTERAKTIF ”Apresiasi Gamelan”, bisa diceritakan dengan lebih detail?

Pada tahun 2006, Direktorat Pembinaan SMA (Dikmenum) mengadakan Lomba Pembuatan Media Pembelajaran SMA/MA Berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang terbagi dalam beberapa kategori. Salah satunya adalah Seni dan Budaya yang dibagi lagi menjadi dua, yaitu Seni Tradisi dan Seni Non Tradisi.

Pelaksanaan lomba ini bertujuan mensosialisasikan media pembelajaran SMA/MA berbasis TIK bagi sekolah-sekolah sebagai penunjang proses pembelajaran, menumbuhkembangkan kultur pembelajaran yang inovatif dan kreatif.

Informasi tersebut saya dapat dari pengumuman di sekolah tempat saya mengajar. Kebetulan saya juga mempunyai kemampuan Flash sehingga saya memutuskan untuk ikut. Saya memilih Seni Tradisi dengan tema Apresiasi Gamelan. Alhasil saya mendapat Penghargaan Perak (Silver Prize) ditambah dengan hadiah berupa uang tunai. Ini otomatis memotivasi saya untuk berkarya lebih banyak lagi.

Mengapa memilih tema ”Apresiasi Gamelan”?

Pada dasarnya, saya sangat mencintai budaya tradisional, ingin menyebarluaskan, dan mengembangkannya dengan memanfaatkan teknologi. Gamelan berasal dari kata “gamel”, yaitu memukul. Ditambah dengan akhiran “an” menjadi seperti kelompokan.

Gamelan terdiri dari banyak alat musik seperti Suling Degung, Bonang, Siter, Saron, Kenong, Kendang, Degung Jengglong, Gender, Gong, Kempul, Kethuk, Kempyang, Clempung, Rebab. Masing-masing daerah mempunyai paket alat musik yang berbeda. Gamelan Jawa berbeda dengan Sunda dan Bali dilihat dari jenis alat musiknya. Dan gamelan bisa terdiri dari 40 musisi yang bermain secara kelompok membentuk yang dinamakan, Ensambel.

Gamelan juga mempunyai filosofi yang bagus. Walaupun terdiri dari banyak alat musik dan pemain, tetapi tidak ada satupun yang menonjol. Semua bergotong royong saling mengisi dan sifatnya sangat kekeluargaan sehingga terbentuk harmonisasi musik yang bisa membuat penontonnya terhanyut dalam permainan musik tersebut. Lain halnya dengan alat musik barat yang lebih bersifat individu. Gamelan mengajarkan setiap orang untuk saling bekerjasama dan tidak mementingkan diri sendiri. Orang yang suka mementingkan diri sendiri akan sulit masuk ke dalam permainan Gamelan ini.

Sayangnya, anak-anak muda Indonesia zaman sekarang tidak memahami filosofi yang luar biasa seperti ini sehingga mereka hanya mengenal bentuk fisiknya yang dimainkan oleh orang-orang yang umumnya sudah tua. Dan persepsi ini mengantar mereka kepada kesimpulan bahwa Gamelan merupakan alat musik yang sudah kuno dan hanya dimainkan oleh orang-orang tua. Pola pikir ini yang harus dirubah.

Dengan landasan inilah saya memilih Apresiasi Gamelan. Bila kita tahu dan mengenalnya, otomatis kita akan menyukainya.

Dari mana Bapak mendapat kemampuan membuat CD INTERAKTIF ini?

Saya belajar software Adobe Flash dari buku dan mencoba sendiri. Untuk buku Actionscript saya punya buku karangan mas Zeembry yang berjudul ”123 Tip & Trik Actionscript dengan Macromedia Flash MX 2004’.

Bisa diceritakan langkah-langkah pembuatan CD INTERAKTIF dan lama pengerjaannya?

Pertama kali saya mencari dan menemukan ide tentang bagaimana dengan memanfaatkan teknologi yang ada siswa dapat mengenal tradisinya. Jadi tidak harus menggunakan teknologi canggih atau terbaru. Yang penting memaksimalkan apa yang kita punya saja.

Kedua, menulis Storyboard untuk menentukan menu-menu dan isi materi yang berupa elemen multimedia seperti tulisan, suara, audio, video, animasi dan interaksinya.

Ketiga, merekam suara gamelan dan narator dengan software CoolEdit yang dilengkapi MIC (alat perekam) sederhana menjadi format WAV dan MP3.

Keempat, mendesain, membuat ilustrasi, membuat animasi dan navigasi yang diperlukan dengan menggunakan software Macromedia Flash 8.

Total pengerjaan dari ide, storyboard dan implementasinya memakan waktu dua bulan. Dan yang paling lama adalah mencari dan mengumpulkan data tersebut.

Bagaimana dengan tanggapan siswa terhadap produk buatan Bapak?

Sangat antusias, karena di CD tersebut tersedia fitur bermain gamelan sehingga mereka tidak hanya belajar teori saja, tetapi dapat juga memainkannya walaupun hanya sekedar simulasi. Diharapkan dengan cara ini, mereka akan terpancing untuk mengetahui lebih lanjut tentang alat musik di daerahnya. Dan telah terbukti dengan Media Pembelajaran ini sangat membantu saya untuk memberikan pengalaman yang membuat mereka berkesan dalam mempelajari Seni dan Budaya.

Apa cita-cita ke depan Bapak setelah ini?

Saya bercita-cita ingin membuat dan mengolah musik tradisi daerah lain di Indonesia. Menanamkan seni dan budaya daerah setempat sehingga anak-anak kita mau melestarikan, tidak hancur begitu saja atau diambil oleh negara lain hanya untuk keuntungan semata. Dan diharapkan juga dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Ini bukan hanya untuk kepentingan lokal semata tetapi juga dapat berimbas pada dunia.

Dan CD INTERAKTIF ini juga terwujud berkat pihak-pihak yang sudah membantu saya dalam berbagai hal. Terimakasih kepada…
– Kepala Sekolah SMA N. 1
– Kepada Dinas Pendidikan Kabutan Kebumen
– Bupati Kebumen
– Kasubdin Dikmen Propinsi Jawa Tengah
– LPMP Jateng
– BMP Semarang
– UDINUS
– Keluarga dan anak istri
– Dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu

Demikianlah interview Babaflash dan semoga cita-cita Bapak Joko tercapai.

Diharapkan interview ini bisa memotivasi guru-guru di Indonesia untuk mengikuti jejak Bapak Joko dalam hal mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Tentunya seorang Guru juga mempunyai keterbatasan dalam hal keahlian teknis desain, animasi dan pemrograman dibanding dengan para profesional yang ada di Indonesia, khususnya di Babaflash. Tetapi semangatnya untuk terus belajar dan cita-citanya memajukan seni dan budaya Indonesia patut diacungkan jempol walaupun umurnya tidak lagi muda, yaitu 44 tahun. Diharapkan juga para profesinal bisa mengisi kekurangan teknis ini sehingga akan muncul karya-karya unggul dengan sentuhan Budaya Indonesia yang unik dan dapat dipersembahkan di panggung Internasional dengan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi. Kuncinya ada pada Budaya.

Bagi yang berminat untuk mengontak Beliau, Bapak Joko Triyono tidak keberatan untuk membagi emailnya di j.triyono@yahoo.com atau di handphone 0815.7875.2147.

Salam,
Zeembry (Babaflash.com)

13 thoughts on “Interview With Joko Triyono

    Faradina said:
    1 April 2008 pukul 7:32 pm

    Pertamaaaa…! Horreee…!! **jingkrak2**

    Faradina said:
    1 April 2008 pukul 7:37 pm

    **mumpung masih belum ada orang** Keduaaaaa…!!

    Faradina said:
    1 April 2008 pukul 7:41 pm

    Ketigaaaa..aaa..aa..aa..!!

    Faradina said:
    1 April 2008 pukul 7:44 pm

    Lega banget. Akhirnya bisa bikin hetrik. Sekarang baru bikin komentar. Postingan yg menarik. Memang harus selalu ada yg menjaga hasil budaya kita. Karena dari situ bangsa ini tumbuh. Aku pernah belajar karawitan. Lagu yg pertama kali kami pelajari judulnya ” Lir ilir “. Kalau gak salah nadanya di laras pelog patet enem. Sudah lama banget sih.

    hi hi dasar.. Lama gak kesini lu. Eh opo kuwi laras telu patet enem? Eh iya pak joko emang guru yang keren banget. Kreatif and inovatif.

    raddtuww tebbu said:
    2 April 2008 pukul 4:32 pm

    ayo,, lestarikan budaya bangsa!!! <>

    yuk marii’

    wennyaulia said:
    3 April 2008 pukul 5:02 pm

    panjang bangedh😀

    Jadi inget guru ukir saya jaman SMP…

    ha?? emang ada gukur ukir ya? mengukir sejarah maksude?😆

    noki said:
    3 April 2008 pukul 7:44 pm

    wuih salut deh sama guru Joko Triyono, Q sendiri dalam mencari ilmu secara otodidak, klau ga bisa baru tanya

    ya kudu gitu man..

    Joko Triyono said:
    14 April 2008 pukul 7:30 pm

    terima kasih atas atensi anda ( jadi terkenal nich …), untuk lebih lengkap silahkan berkunjung ke web saya. matur nuwun banget yach. see you a again.

    trima kasih juga dah mampir. Bapak ini pantas terkenal kok. Tetep berkreasi Pak🙂 ..

    Joko Triyono said:
    15 April 2008 pukul 11:26 pm

    Terima kasih atas dukungannya.oya tgl 19 april ini virtual gamelan dipentaskan di Udinus Semarang secara orkestra, bila berkesempatan dapat menyaksikan. untuk lebih lengkapnya bisa berkunjung ke web: mediaedukasi.com trims banget ya …. see you again

    ok pak. Kalo bisa diupload juga pak hasil konsernya di youtube biar bisa ditonton rame2.

    heru prayitno said:
    29 Mei 2008 pukul 7:04 am

    hallo ada yang tahu contact person pak joko triyono ????
    aku mau komunikasi beliau temen kuliah….

    di artikel bagian akhir itu ada email dan nomor HP beliau pak…🙂

    heru said:
    29 Mei 2008 pukul 4:51 pm

    makaciiih……. udah 20 tahun gak ketemu…. hahaha . ketemu di sini. thanks.

    sama2 pak, lama banget ya pak. selamat reuni deh

    christ said:
    15 September 2008 pukul 10:01 pm

    saya mau ngobrol lebih lanjut dengan beliau, karena sya perlu sumber data dari pakar budaya untuk membantu pembuatan video dokumenter tentang gamelan dan regenerasi selanjutnya…
    trima kasih

    terima kasih juga pak dah mampir.

    muhammad jamil said:
    1 Januari 2009 pukul 8:58 pm

    Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP 2009 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
    Semoga bermanfaat bagi kita semua.
    Salam Hangat buat Keluarga Anda
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s